Ada macam-macam
program tes bahasa Inggris untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berbahasa
Inggris. Program tes yang dikenal di Indonesia yaitu TOEFL, IELTS, dan TOEIC.
Ketiga macam tes itu dipakai untuk berbagai keperluan seperti untuk mendapatkan
beasiswa kuliah di luar negeri, bekerja di luar negeri, salah satu syarat masuk
perguruan tinggi. Bahkan, beberapa perusahaan dan instansi pemerintah sudah
mulai mensyaratkan pelamarnya untuk memiliki sertifikasi bahasa Inggris dengan
nilai yang telah ditentukan. Apa bedanya ketiga macam tes itu?
TOEFL
TOEFL singkatan
dari Test of English as a Foreign Language yaitu tes bahasa
Inggris sebagai bahasa asing. TOEFL dipakai untuk mengukur kemampuan seseorang
dalam bahasa Inggris. TOEFL diperuntukan bagi mereka yang hendak sekolah ke
negara-negara English-American, seperti Amerika Serikat contohnya. Selain itu TOEFL
ini sering digunakan untuk masuk universitas atau lembaga-lembaga pemerintahan.
Biasanya kalau ingin masuk universitas minimal skorya berkisar antara 450
sampai 500 tergantung universitasnya. TOEFL juga bisa untuk mencari beasiswa
dan juga untuk mereka yang mau belajar di US. TOEFL itu ada macam-macam , ada
TOEFL like (TOEFL hanya untuk belajar aja), ada TOEFL Institutional, dan TOEFL
Internasional. Untuk dapat beasiswa studi di US biasanya pakai TOEFL
Internasional. Kalau ingin ambil tes TOEFL yang biasa mungkin harganya hanya
Rp.50.000, kalau yang Institusional tergantung institusi yang mengadakan
berkisar antara $27 sampai $30, sedangkan kalau yang Internasional berkisar
mulai dari $175. Ada tiga macam pilihan tes:
1) PBT (Paper
Based Test), yaitu mengerjakan tes TOEFL di atas kertas. Materi tes
biasanya meliputi listening, reading, dan structure.
2) CBT (Computer
Based Test), yaitu mengerjakan tes TOEFL langsung di komputer. Materi tes
biasanya meliputi listening, reading, structure dan
ada tambahan writing.
3) IBT (Internet
Based Test), yaitu tes TOEFL mengerjakan tes TOEFL langsung di komputer
yang terhubung ke internet. Materi tes biasanya meliputi listening,
reading, structure, writing dan ada tambahan speaking.
Adapun rentang skor TOEFL sebagai
berikut:
·
Skor TOEFL PBT: 310 - 677.
·
Skor TOEFL CBT: 30 - 300.
·
Skor TOEFL IBT: 8 - 120.
Skor TOEFL berlaku selama 2 tahun.
Jika lewat dari 2 tahun, maka harus mengambil lagi tes TOEFL. Untuk bisa
mengajukan beasiswa kuliah di luar negeri, skor TOEFL yang didapat minimal
harus 550 (PBT).
Tujuan TOEFL:
Tujuan utama dari
TOEFL adalah untuk menentukan kemampuan seseorang berbicara, membaca, memahami,
dan menulis dengan cukup baik untuk mengikuti perkuliahan yang berbasis bahasa
Inggris. Pertanyaan-pertanyaan, bahan bacaan, dan bahan mendengarkan, semua dirancang
untuk masuk ke tingkat perguruan tinggi.
IELTS
IELTS singkatan
dari International English Language Testing System, yaitu program
tes untuk menguji kemahiran dalam berbahasa Inggris. IELTS biasanya digunakan
untuk mengurus visa luar negeri, studi/sekolah ke negara-negara English-British
(seperti Inggris dan Australia misalnya), pindah kewarganegaraan, dsb. Biasanya
IELTS dibutuhkan untuk keperluan yang lebih penting dari hanya sekedar
pendidikan, seperti pembuatan visa kerja diluar, atau perpindahan
kewarganegaraan biasanya harus tes IELTS dulu. Walaupun sekarang juga sudah
mulai ramai Universitas Eropa, UK dan US mengharuskan nilai IELTS sebagai
syarat masuknya. Range nilai IELTS itu dari 1 sampai 9. Dan biasanya kalau
ingin masuk universitas yang ada di luar negeri minimal score yang didapat
berkisar dari 5,5 sampai 6,5 tergantung universitas dan jenjang yang mau
ditempuh (S1 atau S2 atau S3). IELTS hanya satu macam dan itu diakui
internasional. Biayanya juga mahal , satu kali tes mungkin bisa mengeluarkan
biaya minimal 2 juta rupiah.
Ada dua versi IELTS: Academic
Version (versi akademik) dan General Training Version (pelatihan
umum):
·
Versi akademik diperuntukan mereka yang akan masuk perguruan
tinggi dan para profesional seperti dokter atau perawat yang akan bekerja di
negara pengguna British English.
·
Versi pelatihan umum diperuntukan mereka yang akan bekerja atau
keperluan imigrasi (seperti pindah kewarganegaraan).
Materi tes IELTS ada 4, yaitu:
1) listening (30
menit ),
2) reading (1 jam),
3) writing (1 jam),
dan
4) speaking (12-15
menit).
Secara keseluruhan, tes IELTS
membutuhkan waktu sekitar 3 jam.
Rentang skor tes adalah IELTS: 1 - 9.
Jika akan digunakan untuk keperluan sekolah ke Inggris Australia, Kanada,
Selandia Baru maka skor IELTS yang dibutuhkan adalah 5,5 ke atas.
Tujuan IELTS:
Tujuan utama dari
IELTS adalah untuk membuktikan mereka memiliki standar tertentu dalam bahasa
Inggris. Program IELTS dirancang untuk mereka yang ingin bekerja atau
melanjutkan studi di luar negeri. IELTS ini diakui oleh institusi pendidikan di
Inggris, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Hongkong, Irlandia, Afrika
Selatan, dan sejumlah badan profesional lainnya di seluruh dunia.
TOEIC
TOEIC adalah
singkatan dari Test of English for International Communication,
yaitu tes bahasa Inggis untuk komunikasi internasional. TOEIC lebih khusus
diperuntukan orientasi pekerjaan. Jika ingin bekerja di luar negeri atau
perusahaan asing di Indonesia, maka disarankan harus memiliki sertifikasi
TOEIC. Sebenarnya sama seperti TOEFL dan IELTS, hanya saja kalau TOEIC lebih
spesifik fungsinya. TOEIC biasanya diambil buat para calon pengajar Bahasa
Inggris atau ingin menjadi pengajar di luar negeri. Tidak hanya itu, ada juga
keperluan lain seperti bisnis, indutri, dan perdagangan yang butuh juga TOEIC
untuk dapet lisensi. TOEIC itu sendiri cuma terdiri dari 2 ujian yaitu
listening dan reading, kisaran nilai dari 10 sampai 990. TOEIC ini benar-benar
buat kerja, bukan untuk mencari beasiswa. Tipe soal-soal TOEIC biasanya juga
mengarah ke bisnia. Untuk biaya yang dikeluarkan berkisar 400-600 ribu rupiah.
Materi tes TOEIC hanya listening dan reading.
Tipe soal-soal TOEIC biasanya mengarah ke bisnis. Adapun rentang Skor TOEIC
adalah 10 - 990. Agar dapat bekerja di luar negeri, usahakan skor TOEIC didapat
lebih dari 450.
Tujuan TOEIC:
Tujuan utama dari
TOEIC adalah untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris sebagai alat
komunikasi di lingkungan global.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar